Teknik Menulis : Cara Membuat Daftar Isi secara Otomatis di Ms. Word

Halo pembaca budiman, kali ini kita akan membahas teknik menulis tentang daftar isi sebuah dokumen dan bagaimana cara membuatnya menggunakanΒ Microsoft Word. Daftar isi merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah dokumen atau file. Gunanya adalah untuk memudahkan pembaca mengetahui apa saja informasi dalam dokumen tersebut.

Dalam sebuah buku, daftar isi adalah salah satu komponen yang wajib ada. Oleh karena itu, semua penulis wajib mencantumkan daftar isi dalam naskah bukunya. Tidak hanya dalam penulisan buku, daftar isi juga penting dalam penulisanΒ karya tulis ilmiahΒ sepertiΒ skripsi,Β makalah, tesis, disertasi, dan lain-lain. Apa saja manfaat daftar isi pada sebuah buku?

Pertama, informasi awal tentang apa saja yang akan dibahas pada buku tersebut. Memang beberapa buku menuliskan sinopsisnya di bagian belakang buku untuk memberi tahu pembaca tentang garis besarΒ topik-topik yang akan dibicarakan pada bukuΒ tersebut. Daftar isi berisi informasi tentang topik-topik bahasan pada buku secara lebih rinci yang meliputi bab dan subbab.

Kedua, mempermudah pembaca menemukan informasi dalam buku. Isi buku dikelompokkan berdasarkan bab dan subbabnya. Untuk mempermudah pembaca menemukan bab pembahasan yang dicari, maka diperlukan adanya daftar isi. Karena pada daftar isi terdapat informasi halaman atau alamat dimana bab itu berada. Oleh sebab itu dengan adanya daftar isi pembaca juga dimudahkan untuk mencari halaman pada buku tersebut.

Ada banyak cara untuk membuat daftar isi dengan menggunakan aplikasi office di komputer. Ini bisa dibuat dengan cara manual, semimanual, dan otomatis. Kebanyakan orang masih menggunakan cara manual untuk membuat daftar isi. Hal ini karena mereka belum tahu cara membuat daftar isi secara otomatis. Bahkan ada yang tidak tahu bahwa daftar isi bisa dibuat secara otomatis.

Dengan cara manual penulis masih harus mengisikan nomor halaman setiap bab satu persatu. Cara ini menjadi tidak efektif jika kemudian terjadi perubahan nomor halaman karena adanya penambahan teks atau perubahan format tulisan. Misalkan bab pendahuluan yang awalnya berada pada halaman 3, namun karena adanya penambahan gambar berubah menjadi halaman 4. Jika harus diedit satu per satu tentu akan menyulitkan penulis.

Pada artikel teknik menulis ini akan kita bahas bagaimana cara membuat daftar isi yang otomatis dengan aplikasiΒ officeΒ di komputer. Dalam hal ini kita akan menggunakanΒ Microsoft WordΒ 2010.

  1. Buatlah file di Microsoft Word! Kemudian, pilih menu References, kemudian pilih Table of Contents. Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan. Sebagai contoh, di sini kita memilih tipe Automatic Table 1.
1

Setelah itu, pada layar akan muncul seperti gambar di bawah ini

2

Di situ terdapat keterangan bahwa Table of Content atau daftar isi belum ditemukan. Itu karena memang ada langkah-langkah yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

2. Selanjutnya kita buat dulu bab atau subbab apa saja yang akan tertera pada daftar isi. Contohnya adalah sebagai berikut :

  • Kata pengantar
  • Prolog
  • Pendahuluan
  • Pengenalan Ms. Word
  • Manfaat menggunakan Ms. Word
  • Cara menggunakan Ms. Word
  • Tentang Penulis
  • Indeks

Bab-bab di atas ditulis di halaman yang berbeda-beda.

3

3. Atur style-nya tulisan pada judul bab menjadi Heading 1 atau Heading 2. Caranya adalah blok tulisan kemudian pada kolom Styles di Home pilih Heading 1 atau Heading 2.

4

Lakukan penggantian style pada semua judul di setiap halaman!

4. Jika sudah, tahap selanjutnya adalah memberi halaman atau Page Numbers. Caranya, Anda pilih menu Insert, kemudian pada kolom Header & Footer, pilih Page Number.

5

Ketika Anda klik Page Number, Anda akan melihat pilihan seperti gambar di bawah. Anda bisa memilih apakah nomor halaman akan diletakkan di bagian atas, bawah, kiri, kanan, atau tengah. Dalam contoh kali ini kita akan menggunakan nomor halaman di tengah bawah.

6

5.  Tahap selanjutnya yaitu kembali ke halaman pertama di mana kita letakkan daftar isi tadi. Lalu klik update table.

7

Setelah Anda klik update table maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.

8

Selanjutnya, jika nanti ada perubahan halaman atau perubahan judul, Anda tinggal meng-update table seperti pada langkah keempat. Nantinya akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Pilih Update Page Numbers Only jika tidak ada perubahan pada nama judul dan pilih Update Entire Table jika terdapat perubahan nama judul atau penambahan judul.

Teknik menulis tentang pembuatan daftar isi secara otomatis ini akan sangat memudahkan Anda ketika membuat dokumen dalam ukuran besar seperti naskah buku, naskah skripsi, makalah, dan lain-lain. Dalam praktiknya, Anda juga bisa menggunakan cara tersebut pada Ms. Word 2007 atau 2013

MENGGUNAKAN RUMUS VLOOKUP & HLOOKUP

Fungsi VLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format vertikal. Bentuk penulisan fungsinya =VLOOKUP(lookup_value, tabel_array, col_index_num) atau bisa juga dibaca =VLOOKUP(Nilai Kunci, letak table, nomor kolom). Sedangkan fungsi HLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format horizontal. Bentuk penulisan fungsinya =HLOOKUP(lookup_value, tabel_array, row_index_num) atau bisa juga dibaca =HLOOKUP(nilai kunci, letak table, nomor baris).

Contoh Soal VLOOKUP dan HLOOKUP
Bukalah ms. office excel anda lalu ketikkan soal di bawah ini

gambar vlookup hlookup 1

Melihat contoh soal di atas, yang harus anda isikan adalah menghitung gaji pokok, tunjangan, transportasi, total gaji, pajak, gaji bersih dan total.

Artikel terkait: cara penggunaan vlookup, mid, left

1. Menghitung Gaji pokok
Untuk menghitung gaji pokok gunakan fungsi vlookup di sel D5. Setelah mengisi formula disel D5, copy formula atau drag hingga sel D9. Bentuk penulisan fungsinya sama dengan yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu, =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num).

Yang perlu anda ketahui lookup_value, diisi dengan nilai sebagai dasar (nilai kunci) pembacaan tabel data. Table_array merupakan range data yang disusun tegak atau vertikal yang berfungsi sebagai tabel bantu yang akan dibaca. Col_index_num, nomor urut kolom untuk pembacaan tabel yang dimulai dari kolom paling kiri.

Catatan: karena posisi β€œtabel gaji” yang akan dibaca diposisinya tetap, untuk menghindari kesalahan pada saat copy formula atau drag tambahkan $, untuk mengabsolutkan sel/range. Proses pengerjaannya bisa anda lihat seperti gambar di bawah ini :

gambar vlookup hlookup 2

2. Menghitung Tunjangan
Untuk menghitung tunjangan gunakan fungsi VLOOKUP di sel E5. Setelah mengisi formula di sel E5, copy formula atau drag hingga sel E9. Seperti gambar di bawah ini:

gambar vlookup hlookup 3

3. Menghitung transportasi
Gunakan fungsi VLOOKUP di sel F5. Setelah mengisi formula di sel F5, copy formula atau drag hingga sel F9. Lihat gambar di bawah ini, untuk hasilnya:

gambar vlookup hlookup 4

4. Menghitung total gaji
Untuk menghitung total gaji gunakan fungsi SUM di sel G5, penulisan rumusnya =SUM(D5:F5). Setelah mengisi formula di sel G5, copy formula atau drag hingga sel G9. Atau bisa juga dengan langsung menjumlahkannya di sel G5 menjadi seperti ini: =D5+E5+F5, kemudian copy ke bawah.

5. Menghitung Pajak
Untuk menghitung pajak gunakan fungsi HLOOKUP di sel H5, copy formula atau drag hingga sel H9. Seperti gambar di bawah ini.

gambar vlookup hlookup 5

6. Menghitung Gaji Bersih
Gunakan fungi SUM di sel i5 seperti ini =sum(G5-H5), copy formula atau drag hingga sel I9. Atau anda juga bisa gunakan perintah =G5-H5, kemudian copy atau drag ke bawah sampai sel I9.

Perintah terakhir adalah menghitung β€œtotal” masing-masing bagian yang telah Anda kerjakan sebelumnya, dengan menggunakan fungsi SUM di sel D10, copy formula atau drag ke samping kanan sampai ke I10. Hasil akhir semua pengerjaan di atas, bisa di lihat seperti gambar di bawah ini:

gambar vlookup hlookup 6

UPDATE Terbaru:

Untuk memudahkan anda lebih memahami fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP, artikel pada tulisan ini telah saya update, yang saya rasa lebih lengkap dan mudah dipahami, silahkan anda baca pada tulisan: penjelasan mengenai fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP disertai gambar

Setelah proses langkah yang ke 6, selesai sudah pengerjaan anda menggunakanΒ rumus VLOOKUP dan HLOOKUP.

Demikian artikelΒ cara menggunakan vlookup dan hlookup di excel, semoga bermanfaat.

Yang dicontohkan dosen dikelas adalah contoh penggunaan Rumus VLOOKUP dan HLOOKUP pada pembuatan rapor siswa, namun contoh tersebut terlalu kompleks untuk dijelaskan pada artikel ini. terimakasih

Memanfaatkan Fungsi Heading pada Ms. Word

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga teman-teman semua selalu dalam keadaan sehat yaa, aamiin

Hari ini penulis akan coba share informasi tentang penggunaan fungsi heading pada microsoft office word.

Berdasarkan pengalaman penulis sebelumnya, penggunaan heading dalam penulisan (artikel, laporan, buku, hingga makalah) sangat penting.

Tanya kenapa???

Heading memiliki fungsi untuk mempermudah kita dalam menuju kesebuah bab maupun sub bab yang sudah kita buat diatas. Selain itu heading akan mempermudah pembuatandaftar isi otomatis dan pastinya tulisan kita jadi semakin rapi.
Siapapun akan lebih senang jika membaca tulisan yang lebih terstruktur dan rapi.
Langkah-langkah yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut.

1. Buka lembar kerja word teman-teman.

2. Setelah word dibuka, maka langkah berikutnya teman-teman silahkan mulai menulis (laporan, skripsi, buku, artikel dsb). Atau buka saja laporan yang sudah teman-teman buat.
3. Buat judul dan sub judul menggunakan heading (Heading 1, 2, 3. dst).

Caranya posisikan cursor pada judul bear tulisan teman-teman (Misalnya BAB 1, Bab 2, atau sebagainya). Kemudian Klik heading 1. Maka akan terjadi seperti gambar dibawah.

Lakukan hal yang sama untuk bab 2, bab 3, dan seterusnya.

4. Untuk merubah format tulisan pada heading ini caranya mudah, yaitu dengan klik kanan pada format heading. Lalu pilih modify.

Maka akan mucul tampilan seperti dibawah ini.

Silahkan rubah format tulisan seperti jenis huruf, ukuran, hingga warna tulisan.

5. Tahap berikutnya adalah format untuk sub babnya.

Cara membuat sub bab format hampir sama dengan tahap sebelumnya. Namun yang digunakan adalah heading 2 dan seterusnya (Misalnya: β€œ1.1. Latar belakang”) menggunakan heading 2 dan sub bab dari heading 2 menggunakan heading 3 (Misalnya β€œ4.2.1. Penilaian organoleptik”).

6. Untuk mengecek hasil heading yang sudah kita buat bisa dilihat langsung pada bagian kiri lembar kerja teman-teman. Caranya klik view dan centang kotak navigation pane.

Maka dibagian kiri lembar kerja akan muncul tampilan seperti gambar dibawah.

Itulah tutorial singkat tentang penggunaan heading. Penggunaan heading ini akan memudahkan kita dalam membuat daftar isi otomatis nantinya. Selain itu laporan yang dibuat akan lebih terstruktur dan rapi. ”. Sekian info hari ini. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum wr.wb.

Search Engine Optimization

Apa itu SEO? Pertanyaan itu sering diajukan oleh orang-orang yang baru mulai membuat website atau blog. Alasannya, dengan menerapkan sejumlah langkah optimasi SEO, website atau blog lebih mudah mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian Google.

Apakah anggapan tersebut benar?

Yup, secara sederhana, memang itulah manfaat dari penerapan SEO di website atau blog. Namun, itu baru sebagian kecil dari konsep SEO. Nah, di artikel ini kami akan membahas secara lengkap apa itu SEO. Dari pengertian SEO, cara kerjanya,indikator-indikator utama SEO, hingga mengapa SEO penting untuk website Anda.

Daftar isi tutup
1. Pengertian SEO
2. Cara Kerja SEO
3. 8 Indikator Utama SEO
3.1 1. Struktur URL
3.2 2. Penggunaan SSL/TLS
3.3 3. Topik Konten
3.4 4. Search Intent
3.5 5. Struktur Konten
3.6 6. Meta Tags
3.7 7. Backlink
3.8 8. Kecepatan Website
4. Jenis-Jenis SEO
4.1. SEO On Page
4.2. SEO Off Page
5. Kenapa SEO Penting untuk Website?
5.1 1. Mesin Pencari adalah Sumber Informasi
5.2 2. Trafik Didominasi Konten di Halaman Pertama
5.3 3. Website Anda Ditemukan Melalui Berbagai Kata Kunci
5.4 4. Brand Awareness dan Kredibilitas Meningkat
5.5 5. Trafik Organik Lebih Mudah Dikonversi
6. Sudah Siap Menerapkan Optimasi SEO?


Pengertian SEO
Search Engine Optimization atau SEO adalah upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian. Dengan mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian, potensi trafik organik Anda pun meningkat.

Selain menghasilkan trafik organik yang tinggi, SEO juga akan membantu Anda mendapatkan trafik yang tepat. Jadi Anda tidak hanya fokus pada trafik tinggi, tetapi juga trafik yang tepat sesuai dengan tujuan utama website Anda.

Untuk bisa mendapatkan trafik tinggi yang tepat sasaran, Anda perlu mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh mesin pencari, dalam hal ini Google. Anda perlu memahami bagaimana cara kerja SEO, algoritma Google, dan indikator utama SEO. Semuanya akan Anda pelajari di bab-bab selanjutnya di bawah ini.

Cara Kerja SEO
Mesin pencari menggunakan algoritma tertentu untuk menentukan konten mana yang layak menempati ranking teratas hasil pencarian. Ini berlaku untuk semua mesin pencari baik itu Google, Yahoo!, Bing, maupun Duckduckgo.

Kami tidak akan membahas algoritma di setiap mesin pencari. Di sini kami hanya membahas algoritma Google. Kenapa? Karena Google menguasai lebih dari 90 persen pangsa pasar mesin pencari di seluruh dunia. Jadi ketika membicarakan cara kerja SEO, algoritma Google menjadi patokannya.

Google selalu memperbarui algoritmanya untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan dan solutif untuk penggunanya. Dari 2011 sampai saat ini, setidaknya sudah ada delapan major update untuk algoritma Google.

Jadi Anda harus selalu update tentang algoritma Google ini. Sebab langkah optimasi yang berdasarkan algoritma lama Google tidak akan memberikan efek apa pun. Misalnya, salah satu taktik lama yang digunakan adalah keyword stuffing.

Keyword stuffing adalah praktik memasukkan focus keyword sebanyak-banyaknya di sebuah artikel. Taktik ini dulu cukup efektif, bahkan jika konten Anda singkat dan tidak relevan sama sekali dengan focus keyword yang Anda masukkan.

Namun, dengan pembaruan algoritma Google, kini taktik tersebut tidak lagi efektif. Bahkan Anda bisa terkena penalti jika ketahuan mempraktikkannya. Konten Anda bisa dianggap berisi spam jika terlalu banyak mengulang focus keyword.

Kalau begitu, langkah optimasi SEO seperti apa yang sesuai dengan algoritma Google terbaru? Setidaknya ada delapan indikator SEO berdasarkan algoritma Google terbaru, dari struktur URL hingga kecepatan website.

8 Indikator Utama SEO
Indikator utama SEO selalu berubah secara berkala. Perubahan indikator ini bergantung pada algoritma Google. Jika Google memperbarui algoritmanya, indikator SEO pun berubah.

  1. Struktur URL
    Struktur URL yang sederhana memudahkan mesin pencari untuk mengenali website Anda dan topik utama yang Anda bahas. Sebaiknya buat struktur URL yang sederhana, cukup mengandung nama domain dan judul artikel. Berikut adalah contoh struktur URL yang ideal:

https://www.namawebsiteanda.com/judulkonten

  1. Penggunaan SSL/TLS
    Sejak 2014, Google mulai mengutamakan website-website yang menggunakan SSL/TLS. Sebab website dengan SSL/TLS mengenkripsi semua transfer data yang terjadi di website tersebut. Jadi keamanan data pengguna lebih aman.

Selain itu, Google Chrome telah menandai website tanpa SSL/TLS sebagai not secure. Jika domain website Anda belum menggunakan SSL/TLS, sekarang adalah saat yang tepat untuk mengaktifkannya.

Cara mengetahui apakah website Anda sudah memakai SSL/TLS atau belum adalah melihat alamat website di browser. Jika masih diawali dengan HTTP, artinya website Anda belum menggunakan SSL/TLS. Website yang sudah mengaktifkan SSL/TLS, alamat websitenya diawali dengan HTTPS.

  1. Topik Konten
    Anda harus memiliki beberapa topik utama yang saling berhubungan untuk membangun struktur website yang baik. Setelah menentukan beberapa topik utama, Anda perlu membuat konten mengenai topik-topik tersebut.

Misalnya, Anda punya blog traveling. Setidaknya ada beberapa topik utama seperti jalan-jalan, kuliner, dan penginapan. Ketiga topik tersebut saling berkaitan dengan topik utama blog, yaitu traveling.

Semakin banyak konten yang membahas topik yang saling berkaitan, semakin besar kemungkinan website Anda untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian topik tersebut. Sebab website dengan konten yang topiknya saling berkaitan lebih mudah dikenali oleh mesin pencari.

  1. Search Intent
    Satu kata kunci bisa dimaksudkan untuk dua hal yang berbeda atau lebih. Search intent atau maksud pencarian adalah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu.

Misalnya, ketika memasukkan kata kunci β€œbola” di Google, hasil pencarian teratasnya akan menampilkan berbagai portal berita bola seperti ini:

Kenapa website yang membahas pengertian bola, jenis bola, macam-macam bola tidak bisa menang di kata kunci ini? Sebab mayoritas pengguna yang mencari kata kunci β€œbola” bermaksud untuk mencari berita bola, bukan pengertian bola dan jenis-jenisnya. Jadi Google mengutamakan konten yang sesuai dengan search intent kebanyakan pengguna.

  1. Struktur Konten
    Selain menyesuaikan konten dengan search intent, Anda juga harus membuat konten yang mudah dipahami. Mudahkan pembaca dalam menemukan jawabannya di konten Anda dengan struktur yang jelas dan rapi.

Caranya cukup mudah, yaitu menggunakan heading dan subheading untuk poin-poin paling penting dalam konten. Anda juga bisa menambahkan foto, gambar ilustrasi, infografik, atau bahkan video untuk membantu pembaca memahami konten Anda.

  1. Meta Tags
    Meta tags terdiri dari title tag dan meta description. Fungsinya adalah membantu Google untuk memahami keseluruhan konten di sebuah halaman website. Pertama, title tag adalah judul artikel Anda yang muncul di hasil pencarian. Judul artikel tidak bisa terlalu panjang karena Google akan memotongnya sesuai standar yang berlaku.

Kedua, meta description adalah teks yang merangkum konten Anda di hasil pencarian. Teks ini terletak tepat di bawah judul dan URL artikel. Meta description biasanya terdiri dari 120 sampai 130 karakter.

  1. Backlink
    Backlink masih menjadi salah satu faktor utama SEO. Semakin banyak backlink ke website Anda, Google akan menganggap website Anda memiliki kredibilitas tinggi. Namun, backlink tersebut juga harus berasal dari website atau blog berkualitas, bukan blog atau website berkualitas rendah.
  2. Kecepatan Website
    Kecepatan loading website memegang peranan penting dalam SEO Anda. Sejak 2018, Google menetapkan kecepatan loading website (di desktop dan perangkat mobile) sebagai salah satu indikator utama SEO. Semakin cepat loading website, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan ranking lebih tinggi di hasil pencarian Google.

Jenis-Jenis SEO
Terdapat dua jenis SEO, yaitu SEO on page dan SEO off page. Keduanya sama-sama penting dan saling berkaitan. Jadi Anda harus menerapkan keduanya untuk praktik SEO di website Anda makin optimal.

SEO On Page
Apa itu SEO on page? SEO on page adalah langkah-langkah optimasi SEO yang dilakukan di dalam website Anda. Beberapa langkah optimasi SEO on page meliputi: permalink, judul konten, struktur konten, penggunaan heading, kecepatan website, tema responsif, hingga internal linking.

Selengkapnya dapat Anda baca di artikel Cara Optimasi SEO On Page.

SEO Off Page
Berbeda dari SEO on page, SEO off page adalah sejumlah langkah optimasi SEO yang dilakukan di luar website Anda. Jadi mengoptimasi konten dan website Anda saja belum cukup. Ada banyak faktor di luar website yang bisa berpengaruh terhadap kualitas SEO Anda.

Salah satu faktor di luar website yang cukup mempengaruhi kualitas SEO adalah backlink atau inbound link. Backlink menjadi indikator bahwa konten Anda menjadi rujukan website lain. Semakin banyak website berkualitas yang merujuk ke konten Anda, semakin baik. Google menilai website Anda sebagai website yang kredibel dan meningkatkan peluang untuk naik peringkat.

Selain backlink, masih ada beberapa faktor penting lain untuk SEO off page. Anda dapat mendapatkan informasi selengkapnya di artikel Cara Optimasi SEO Off Page.

Kenapa SEO Penting untuk Website?
SEO bukan jadi pilihan lagi, melainkan kewajiban untuk semua website. Mengapa langkah optimasi ini begitu penting? Apa manfaatnya untuk website Anda?

  1. Mesin Pencari adalah Sumber Informasi
    Kini orang-orang bisa mendapatkan informasi hanya dengan satu klik saja, yaitu dengan mesin pencari. Di Indonesia sendiri, 75 persen pengguna internet sudah terbiasa menggunakan mesin pencari seperti Google untuk mencari berbagai macam informasi, dari informasi harga, berita, informasi kesehatan, hingga informasi politik.
  2. Trafik Didominasi Konten di Halaman Pertama
    Muncul di hasil pencarian Google saja tidak cukup. Jika konten Anda hanya muncul di halaman kedua, ketiga, atau bahkan di atasnya, kemungkinan untuk mendapatkan trafik lebih kecil. Konten Anda setidaknya harus muncul di halaman pertama!

Menurut Infront Webworks, 91,5 persen trafik didominasi oleh website yang muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. Lebih detail lagi, 91,5 persen trafik tersebut didominasi oleh tiga posisi teratas. Secara berurutan, posisi pertama, kedua, dan ketiga masing-masing mendapatkan trafik sebesar 29,6 persen, 13,1 persen, dan 9,2 persen

  1. Website Anda Ditemukan Melalui Berbagai Kata Kunci
    Dengan menerapkan langkah optimasi SEO, website Anda bakal lebih mudah ditemukan dari berbagai kata kunci. Anda bisa menjangkau lebih banyak audiens menggunakan berbagai macam kata kunci yang berhubungan dengan topik utama Anda.

Misalnya, topik utama website/blog Anda adalah olahraga. Ada banyak kata kunci berkaitan dengan olahraga yang bisa Anda targetkan. Anda bisa membahas tentang sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, dan topik-topik lain yang masih berkaitan dengan olahraga.

  1. Brand Awareness dan Kredibilitas Meningkat
    Sebanyak 88 persen konsumen melakukan riset online sebelum melakukan pembelian. Keadaan ini menuntut pemilik bisnis untuk bisa memiliki brand awareness yang baik agar bisa selalu ditemukan di dunia maya. Salah satu cara terbaik untuk membangun brand awareness di era digital ini adalah dengan meningkatkan kualitas SEO.

Semakin mudah website Anda ditemukan di hasil pencarian Google, semakin banyak orang yang mengetahui website Anda. Dengan begitu orang-orang akan semakin familiar dengan bisnis Anda dan brand awareness online Anda meningkat.

Jika paham konsep dasarnya, unduh ebook gratis di bawah ini untuk mulai langkah optimasi SEO di website Anda. Terapkan 30 langkah optimasi SEO dasar di ebook ini dan dapatkan trafik tinggi untuk website Anda!

  1. Trafik Organik Lebih Mudah Dikonversi
    Salah satu alasan mengapa SEO begitu penting untuk bisnis adalah kemudahan untuk konversi (conversion). Pengunjung yang datang secara organik cenderung lebih mudah dikonversi menjadi leads atau pelanggan. Berdasarkan data SimilarWeb, trafik organik 10 kali lebih mudah dikonversi dibandingkan trafik dari media sosial.

Sudah Siap Menerapkan Optimasi SEO?
Demikian penjelasan mengenai apa itu SEO serta cara kerja, indikator, dan manfaatnya. Harapannya dengan membaca artikel ini Anda sudah paham dasar-dasar SEO, dari pengertian SEO hingga faktor-faktor utama yang mempengaruhinya.

Semoga Bermanfaat

Jangan lupa Like, Share, & Subscribe yaaaw

Design a site like this with WordPress.com
Get started